GDP Nominal vs. Rill
July 29, 2008
GDP dihitung dengan mengalikan total output nasional suatu negara dengan harga output. Misalnya sebuah negara hanya menghasilkan tiga jenis output pada tahun 2000 :
A = 1000 unit
B = 2000 unit
C = 3000 unit
Jika harga A, B, dan C masing adalah $100, $200, dan $150, maka GDP negara tersebut adalah sebesar :
A = 1000 unit x $100 = $100.000
B = 2000 unit x $200 = $400.000
C = 3000 unit x $100 = $300.000 +
Total GDP $800.000
GDP Nominal
GDP nominal dihitung dengan mengalikan jumlah output dengan harga pasar output (atau GDP nominal = P x Q). Misalkan pada tahun 2001 output negara tidak berubah, namun terjadi inflasi sebesar 10% sehingga harga produk A, B, dan C masing-masing naik sebesar 10%. Maka perhitungan GDP secara nominal untuk tahun 2001 adalah sebagai berikut :
A = 1000 unit x $110 = $110.000
B = 2000 unit x $220 = $440.000
C = 3000 unit x $110 = $330.000 +
Total GDP $880.000
Melalui perhitungan GDP nominal, perbandingan antara tahun 2000 dan 2001 menunjukkan adanya pertumbuhan GDP sebesar 10%. Namun perlu diperhatikan bahwa output tidak berubah (yaitu unit output tetap sama dengan tahun sebelumnya). Pertumbuhan GDP sebesar 10% terjadi karena ada inflasi (kenaikan harga), bukan karena ada peningkatan jumlah output. Oleh karena itu, perhitungan GDP secara nominal dapat menimbulkan kesalahan dalam menentukan pertumbuhan ekonomi (GDP) suatu negara.
GDP Riil
GDP riil menghitung GDP dengan mengalikan jumlah output dengan harga yang konstan, artinya tidak menggunakan harga pasar yang berlaku pada tahun tersebut. Harga konstan ini dapat ditentukan dengan menggunakan satu tahun dasar yang mana harganya dijadikan acuan. Pada contoh ini, diasumsikan harga adalah berdasarkan tahun dasar 2000. Maka selanjutnya kita perlu menghitung deflator harga untuk 2001, yaitu :
Deflator harga 2001 = GDP nominal / GDP riil (Q)
= 880.000 / 800.000
= 1,1
Setelah diketahui deflator harga tahun 2001, maka GDP riil dapat diketahui sebagai berikut :
GDP riil 2001 = GDP nominal 2001 / Deflator harga 2001
= $880.000 / 1,1
= $800.000
Sehingga diketahui bahwa GDP riil pada tahun 2001 ternyata sama dengan GDP tahun sebelumnya, artinya tidak ada pertumbuhan output. Negara-negara umumnya mengacu pada GDP riil ketika mereka menghitung dan mempublikasikan angka GDP-nya.
Pada perhitungan GDP, dapat juga ditemui terjadi pertumbuhan baik pada perhitungan GDP riil maupun nominal, namun GDP nominal tumbuh lebih banyak. Hal ini mengimplikasikan bahwa output nasional memang meningkat, namun disertai pula dengan inflasi.
Entry Filed under: Economy and Financial. .
7 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1. agung | September 11, 2008 at 10:27 am
salam kenal.
saya tertarik dengan bahasan ini,,
ingin tanya sedikit..
dalam menghitung GDP riil bagaimana cara menentukan tahun dasar yang akan digunakan..
jadi klo ada data tahun 2004 dan 2005, lalu kita ingin hitung pertumbuhann GDp-nya,sebaiknya tahun dasar yang digunakan yang mana ya 2004 or 2005 or tahun lainnya??
thank b4..
2. yasinta | September 11, 2008 at 2:10 pm
Kalo menghitung pertumbuhan GDP dari tahun 2004 ke 2005, tahun dasar sebaiknya menggunakan tahun 2004 atau tahun sebelumnya.
Pada dasarnya, tidak ada syarat khusus untuk penentuan tahun dasar ini. Tahun dasar dapat dipilih salah satu dari tahun-tahun sebelumnya, yang kemudian digunakan secara konsisten untuk perhitungan GDP tahun-tahun selanjutnya.
Makasih udah masuk ke blog ini………..
3. chandra | February 19, 2009 at 10:05 pm
thank youuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…..
lebay,,, ahahahaha…
tapi bener loh, makasih ya.
nih berguna banget buat ekonomi makro yang lagi gw pelajari, soalnya waktu dosen nerangin gw blank, tapi sekarang udah ga lagi.
writer, thank you. =D
4. yasinta | February 23, 2009 at 7:11 am
Makasih juga… pasti ga dengerin dosen tuh? Hahaha….
5. ramien | February 23, 2009 at 12:10 pm
setelah menghitung GDP. Bagaimana menghitung CPI dan Inflasi?
6. aulia | March 21, 2009 at 3:41 pm
mau bertanya, data GDP riil dari tahun 1980 ada ga?
7. Benjamin | April 29, 2009 at 8:53 am
tolong jelaskan saya GDP Nominal dan Rill serta mana yang merupakan kesejateraan ekonomi yang lebih baik