Posts filed under 'Information at a Glance (sekilas info doank)'

Blog Baruku..!!!!

Hi everyone..! Aku baru bikin blog baru, semua content blog ini + update terbaru ada disana. Alamatnya http://yasinta.net

4 comments February 19, 2009

My Vector Drawings

Above is my vector drawing which decorates my college ordner now. Friends say it is Batik, but not really so. I never meant to make it a Batik drawing. I just drew what I could. It’s finished in short time and less details compared to the other below. I used pens.

Below is the one I am doing now, don’t know when will be finished. It depends on my time, mood, and inspiration (particularly time). You see, much more details here. What do you think? What do you see in my drawings?

6 comments October 14, 2008

Forecasting, Futurecasting, dan Technology Forecasting

Forecasting

Forecasting adalah proses analisis untuk memperkirakan masa depan dengan metode-metode tertentu dan mempertimbangkan segala variabel yang mungkin berpengaruh di dalamnya. Forecasting merupakan suatu estimasi tentang hal-hal yang paling mungkin tejadi di masa mendatang berdasarkan eksplorasi dari masa lalu i.
Forecasting juga merupakan bagian dari future research. Forecasting bersifat eksploratif dan berkaitan dengan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Artinya setiap hal yang akan terjadi di masa depan tersebut tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun.

Forecasting dengan metode-metodenya akan menghasilkan suatu pemetaan mengenai hal-hal yang paling mungkin terjadi di masa yang akan datang. Kini forecasting telah digunakan pada hampir seluruh disiplin ilmu, termasuk ilmu ekonomi dan seluruh aktifitas di dalamnya. Misalnya dalam kegiatan ekonomi suatu perusahaan, seorang pengambil keputusan akan melakukan eksplorasi dari masa lalu yang kemudian akan digunakan untuk memprediksikan hal-hal yang paling mungkin terjadi di masa depan. Kegiatan tersebut penting karena dapat mengurangi kemungkinan salah (error) dalam pengambilan keputusan.

Business forecasting adalah penerapan forecasting dalam dunia bisnis, dimana seorang individu mencoba mengetahui atau memprediksi hal-hal apa saja yang mungkin akan terjadi di masa depan tanpa mampu mempengaruhinya. Forecasting dalam business forecasting digunakan sebagai kemampuan untuk mengambil keputusan dalam bisnis.

Futurecasting

Seseorang hanya mampu membuat sebuah prediksi yang (hampir) akurat di dalam organisasi dimana dia terlibat secara langsung. Jika forecasting menganalisis berdasarkan data historis, maka futurecasting lebih mengarah pada trend potensial dimasa depan dan pengaruhnya terhadap forecasting.
Futurecasting adalah sebuah estimasi individu tentang bagaimana hendaknya masa depan itu terjadi. Di dalam futurecasting terdapat peran aktif individu melalui proses perencanaan. Seseorang akan melihat masa lalu untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Melalui proses analisa yang logis dari masa lalu, seseorang berusaha untuk mengkondisikan masa depan yang diinginkan. Tentunya dengan mempertimbangkan segala sesuatu yang mungkin dapat terjadi di masa depan, sebab semua estimasi harus mungkin (possible) untuk dilaksanakan.

(more…)

1 comment September 16, 2008

Lingkungan Eksternal Perusahaan di Era Globalisasi

Lingkungan Eksternal

Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang, yang mana memerlukan pengendalian jangka panjang dari manajemen puncak organisasi.
Ada dua lingkungan yang berpengaruh disini, yaitu lingkungan societal dan lingkungan kerja. Lingkungan societal meliputi tekanan-tekanan umum yang mempengaruhi secara luas, misalnya tekanan di bidang ekonomi, teknologi, politik, hukum, dan sosial budaya. Tekanan ini terutama sering berpengaruh pada keputusan jangka panjang organisasi. Sementara itu, lingkungan kerja memasukkan semua elemen yang relevan dan mempengaruhi organisasi secara langsung. Elemen-elemen tersebut dapat berupa pemerintah, kreditur, pemasok, karyawan, konsumen, pesaing, dan lainnya.

Globalisasi

Hill (2007:5) dalam bukunya International Business menjelaskan globalisasi sebagai pergeseran menuju ekonomi dunia yang lebih terintegrasi dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi dapat berupa globalisasi pasar dan globalisasi produksi. Faktor utama pendorong globalisasi adalah menurunnya halangan untuk perdagangan dan investasi dan perubahan teknologi.

Perusahaan di Era Globalisasi

Pasar yang semakin terbuka dan efisiensi yang tinggi telah mendorong banyak perusahaan untuk menjadi global, atau setidaknya go international. Perusahaan dapat dikatakan global apabila telah beroperasi di tiga kawasan besar dunia yang disebut TRIAD, yaitu Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Indonesia sendiri juga menjadi sasaran investasi berbagai merek global, diantaranya Toyota, Nokia, Samsung, Johnson & Johnson, Citigroup, Unilever, Procter & Gamble, dan Coca Cola.

Keputusan strategik pada perusahaan yang beroperasi di negara sendiri sangat berbeda dengan apabila ia beroperasi di negara lain. Setiap negara berbeda dalam hal budaya, sistem politik, sistem ekonomi, sistem hukum, dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Semua ini menjadikan pengkajian lingkungan eksternal perusahaan tugas yang semakin rumit karena perusahaan memerlukan praktik dan pendekatan yang berbeda-beda di tiap negara. Beberapa contoh perusahaan yang melakukan/tidak melakukan kajian lingkungan eksternal yang cukup ada pada bagian berikut.

Kentucky Fried Chicken

Kentucky Fried Chicken (KFC) memasuki India pada Juni 1995, tepatnya di Bangalore, dan menghadapi banyak protes dan demostrasi selama bertahun-tahun. Beberapa diantaranya adalah :
1. Meskipun pemerintah telah mengizinkan masuknya investasi asing di bidang makanan cepat saji pada awal 1990an, masih ada beberapa pihak yang tidak setuju. Alasan ketidaksetujuan ini diantaranya : banyaknya penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, menjaga bisnis domestik, ketakutan akan invasi budaya, dampak buruk junk food bagi kesehatan, serta dampak ke pertanian dan lingkungan. Para petani mengatakan bahwa KFC telah bertindak tidak etis dengan menawarkan junk food di negara miskin seperti India, yang memiliki masalah malnutrisi yang parah. Selain itu, ketidaksetujuan juga datang dari pihak lain seperti nasionalis, aktivis lingkungan, dan aktivis binatang.

(more…)

3 comments September 16, 2008

Blue Ocean Strategy dan Ice Hotel

Kanvas Strategi

Kanvas strategi adalah kerangka aksi dan sekaligus diagnosa untuk membangun strategi samudera biru yang baik. Salah satu fungsinya adalah untuk merangkum situasi terkini dalam ruang pasar yang sudah dikenal sehingga kompetisi dapat lebih dipahami. Komponen dasar dari kanvas strategi adalah kurva nilai, yaitu penggambaran grafis mengenai kinerja relatif perusahaan berkenaan dengan faktor-faktor kompetisi dalam industri. Perubahan kanvas strategi suatu industri secara fundamental dimulai dengan mengarahkan kembali fokus strategi dari pesaing ke alternatif, dan dari konsumen ke non konsumen industri tersebut.

Kerangka Kerja Empat Langkah

1. Hapuskan : faktor-faktor apa yang harus dihapuskan dari faktor-faktor yang telah diterima begitu saja oleh industri.
2. Ciptakan : faktor-faktor apa yang belum pernah ditawarkan industri sehingga harus diciptakan.
3. Tingkatkan : faktor-faktor apa yang harus ditingkatkan hingga diatas standar industri.
4. Kurangi : faktor-faktor apa yang harus dikurangi hingga dibawah standar industri.

Skema Hapuskan-Kurangi-Tingkatkan-Ciptakan

Skema ini merupakan alat analisis pelengkap bagi Kerangka Kerja Empat Langkah untuk menciptakan suatu kurva nilai baru. Empat manfaat skema ini :
1. Mendorong perusahaan untuk mengejar diferensiasi dan biaya murah.
2. Menghantam perusahaan yang hanya berfokus pada upaya meningkatkan diri dan menciptakan sehingga menaikkan struktur biaya mereka.
3. Mudah dipahami oleh manajer dilevel manapun.
4. Mendorong perusahan untuk bersemangat menganalisis setiap faktor industri.

Tiga Ciri Strategi yang Baik

1. Fokus : strategi yang hebat harus memiliki fokus, dan profil strategis atau kurva nilai perusahaan harus dengan jelas menunjukkan fokus tersebut.
2. Divergensi : strategi memiliki ciri menonjol, tidak mirip dengan perusahaan lain.
3. Moto yang memikat : memiliki moto yang jelas dan memikat.

Membaca Kurva Nilai

a) Strategi samudera biru : perusahaan berada di daerah yang benar ketika perusahan memenuhi tiga kriteria yang baik diatas.
b) Perusahaan yang terperangkap dalam samudera merah : apabila kurva nilai suatu perusahaan bertemu dengan kurva nilai pesaingnya, berarti perusahaan terperangkap di samudera merah.
c) Penawaran berlebihan tanpa hasil memadai : mungkin terjadi apabila semua faktor di kanvas strategi berada ditingkat yang tinggi.
d) Strategi yang tidak koheren : mungkin terjadi ketika kurva nilai perusahaan bergerak atau naik turun dalam pola yang tidak jelas.
e) Kontradiksi strategis : dimana perusahaan memberikan penawaran tingkat tinggi pada satu faktor kompetisi, sementara mengabaikan area-area lain yang mendukung faktor tersebut.
f) Perusahaan yang didorong secara internal : dapat dilihat dari jenis bahasa yang digunakan dalam faktor kompetisi. Jenis bahasa ini memberikan pengetahuan apakah sisi strategis dibangun berdasarkan perspektif “luar-ke-dalam” yang didorong oleh sisi permintaan, ataukah sebaliknya. (more…)

Add comment September 16, 2008

Enterprise Resource Planning

ERP (Entrerprise Resource Planning) adalah suatu sistem dengan alat bantu komputer yang mengintegrasikan seluruh fungsi penjualan, produksi, akunting dan distribusi dengan sasaran untuk mengoptimalkan semua sumber daya: material, sumber daya manusia dan kapasitas mesin. Sistem ERP dapat membantu sistem operasi bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari setiap proses bisnis yang ada di perusahaan. Dengan penggabungan sistem komunikasi dan informasi menjadi sistem terkomputerisasi, perusahaan dapat menggunakan sistem tersebut di beberapa perusahaan cabangnya sekaligus di beberapa kota.

Dalam aplikasinya, sebagai contoh WebERP dapat mempermudah pembuatan laporan keuangan daripada menggunakan pembukuan manual. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi informasi yang dibangun perusahaan itu sendiri. Masing-masing bagian dalam perusahaan memiliki tugas sendiri dan bagian yang satu tidak bisa mengerjakan bagian lainnya (misalnya : bagian inventory tidak bisa mengurus penjualan). Namun, dalam pengisian datanya saling berkaitan satu sama lain, jadi bagian yang satu mendukung bagian yang lain. Hal ini berarti mengurangi kesalahan yang terjadi di perusahaan,yaitu manipulasi dari bagian yang tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya.

(more…)

Add comment August 29, 2008

Previous Posts


Pages

Recent Posts

ATTENTION….!!

Buat yang kasih komen n tanyain materi kuliah : tugas, cara hitung, penjelasan, atau pertanyaan apapun lainnya.... Tolong komen di blog baruku aja http://yasinta.net Postingan disana sama kok, malah lebih update n bakal direspon kalau ada pertanyaan2. Soalnya blog ini udah jarang dibuka. Harap maklum...

Blogroll

Top Posts

Blog Stats

Categories